Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Palembang
   PEMERINTAH KOTA PALEMBANG BESERTA JAJARAN DAN STAFF SETDA KOTA PALEMBANG MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA MASYARAKAT KOTA PALEMBANG YANG TELAH BERPERAN AKTIF DALAM MENJAGA KEBERSIHAN KOTA SEHINGGA DI RAIHNYA ADIPURA KENCANA TAHUN 2014   SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI HUMAS PROTOKOL PEMERINTAH KOTA PALEMBANG   SELAMAT KEPADA KOTA PALEMBANG ATAS BERHASIL DIRAIHNYA PIALA ADIPURA KE 8 X DAN ADIPURA KENCANA PERTAMA TAHUN 2014 (PALEMBANG EMAS 2018)  
Waktu Palembang
ym
Kalender
SEPTEMBER 2014
S S R K J S M
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          
             
ym
Jadwal Sholat
Palembang
Imsak04:27 WIB
Subuh04:37 WIB
Syuruq05:51 WIB
Dzuhur11:57 WIB
Ashar15:05 WIB
Maghrib18:00 WIB
Isya19:07 WIB
2°59'LS, 104°47'BT
Ketinggian : 10 m
Arah kiblat : 65°27' (U-B)
ym
Pengunjung
Tahun ini15490
Bulan ini1893
Hari ini62
Online1
64383
Sejak : 03/11/2009
ym

Portal Nasional Republik Indonesia

Departemen Dalam Negeri RI

Bappenas

Departemen Komunikasi & Informatika RI

Provinsi Sumatera Selatan

Visit Indonesia 2009

Pemerintah Kota Palembang

Link Twitter

fans Page FB

ym
Beranda > Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya
 

 

Kerajaan Sriwijaya berpusat di daerah yang sekarang dikenal sebagai Palembang di Sumatra. Pengaruhnya amat besar meliputi Indonesia, Semenanjung Malaysia dan Filipina.
Kekuasaan Sriwijaya merosot pada abad ke-11. Kerajaan Sriwijaya mulai ditaklukkan oleh berbagai kerajaan Jawa, pertama oleh kerajaan Singosari (Singhasari) dan akhirnya oleh kerajaan Majapahit.

Malangnya, sejarah Asia Tenggara tidak didokumentasikan dengan baik. Sumber sejarahnya berdasarkan laporan dari orang luar, prasasti dan penemuan arkeologi, artifak seperti patung dan lukisan, dan hikayat.

Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India, pertama oleh budaya agama Hindu dan kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. Agama Buddha diperkenalkan di Sriwijaya pada tahun 425 Masehi. Sriwijaya merupakan pusat terpenting agama Buddha Mahayana. Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melewati perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9.

Kerajaan Sriwijaya juga membantu menyebarkan kebudayaan Melayu ke seluruh Sumatra, Semenanjung Melayu, dan pulau Kalimantan bagian Barat.
Pada masa yang sama, agama Islam memasuki Sumatra melalui Aceh yang telah tersebar melalui hubungan dengan pedagang Arab dan India. Pada tahun 1414 pangeran terakhir Sriwijaya, Parameswara, memeluk agama Islam dan berhijrah ke Semenanjung Malaya dan mendirikan Kesultanan Melaka.

Agama Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana disebarkan di pelosok kepulauan nusantara dan Palembang menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Pada tahun 1017, 1025, dan 1068, Sriwijaya telah diserbu raja Chola dari kerajaan Colamandala(India) yang mengakibatkan hancurnya jalur perdagangan. Pada serangan kedua tahun 1025, raja Sri Sanggramawidjaja Tungadewa ditawan. Pada masa itu juga, Sriwijaya telah kehilangan monopoli atas lalu-lintas perdagangan Tiongkok-India. Akibatnya kemegahan Sriwijaya menurun. Kerajaan Singasari yang berada di bawah naungan Sriwijaya melepaskan diri. Pada tahun 1088, Kerajaan Melayu Jambi, yang dahulunya berada di bawah naungan Sriwijaya menjadikan Sriwijaya taklukannya. Kekuatan kerajaan Melayu Jambi berlangsung hingga dua abad sebelum akhirnya melemah dan takluk di bawah Majapahit.

ym
Telepon Penting
Kebakaran113, 312011
Ambulans118
Polisi110
SAR355111
RSMH354088
ym
Jajak Pendapat
Bagaimana pendapat Anda tentang Pelayanan Publik yang telah diberikan oleh Pemerintah Palembang saat ini?
Sangat Baik
Baik
Lumayan
Kurang Baik
Tidak Tahu
 
ym
Cuaca

Data Cuaca tidak bisa diambil.

ym

Visit Indonesia 2009   Departemen Komunikasi & Informatika RI   Departemen Dalam Negeri RI   Provinsi Sumatera Selatan   fans Page FB   Portal Nasional Republik Indonesia  

© 2006 - 2009 Pemerintah Kota Palembang